Tujuh tahun yang lalu saat aku duduk di kelas satu SMP, saat itu adalah masa-masa dimana aku sangat membutuhkan perhatian ekstra dari kedua orang tuaku, karena aku sedang beranjak remaja.
saat itu tepat di Bulan Ramadhan ibuku jatuh sakit,iya dirawat selama beberapa hari dirumah sakit, sampai akhirnya dokter menyatakan bahwa ibuku bisa dibawa pulang. ibuku terkena stroke ringan, ibuku tidak bisa berbuat apa-apa ia hanya bisa berbaring di tempat tidur, hatiku sedih dan teriris melihat ibu yang tak berdaya dan tak bisa berbuat apa-apa. selang beberapa hari ibuku mengalami kemajuan ia sudah bisa duduk dan menonton tv, ayahku pun terlihat begitu senang dengan kemajuan ibu ini.
Hari itu pun berjalan begitu cepat tak terasa Adzan maghrib pun berkumandang saat nya berbuka puasa telah tiba,hari itu kulihat ayah sangat bahagia ia menyuapi ibu makan, ibupun terlihat begitu sangat senang, aku tak bisa menahan rasa bahagiaku melihat kesembuhan ibu yang begitu pesat. selesai sholat tarawih disebelah ibuku aku mengucap syukur dengan membaca beberapa ayat suci Al-Quran. Tanpa sadar Ayat suci Al-quran yang aku lafazkan membuat ku tertidur disebelah ibuku yang sudah tertidur lebih dulu.
Tak berapa lama aku tertidur, ibu ku membangunkan diriku dengan nada bicaranya yang tersendat-sendat " nak ibu mau pipis "
ibuku masih dalam keadaan lumpuh sehingga jika ia buang air kecil ia harus menggunakan pispot, dalam keadaan setengah sadar dan masih sangat mengantuk aku pun beranjak dari tidurku dan melepas mukena yang masih aku kenakan hendak mengambil pispot dikamar mandi...
Ibuku selesai buang air kecil,aku hendak mengambil posisi untuk tidur kembali, aku pun menyuruh ibuku untuk segera beristirahat, ibuku hanya termenung dan diam, mataku sudah sayup-sayup akan terpejam tiba-tiba ibuku mengeluarkan suara seperti orang cegukan dan ibuku terkapar lemas dikasur..
tersentak aku panik dan langsung mencoba membangunkan ibu, bu,ibu bangun aku berusaha untuk membangunkannya namun ibu tampak seperti kejang, segera saja aku memanggil kakak dan ayahku, ayah dan kakaku langsung melihat ibu, dengan berurai air mata kakak ku keluar untuk meminta bantuan, tetanggaku memanggilkan dokter untuk ibu namun sayang saat dokter tiba ibuku telah tiada. Inalillahiwainailaihirojiun hatiku terasa remuk mendengar kata kata itu, tangisan dimalam itupun terdengar,surat yasinpun mulai dilantunkan. dalam keadaan sangsi aku membangunkan ibuku, bu bangun bu ibu bangun jangan tinggalin aku sendiri disini bu, namun tak ada sepatah katapun keluar dari bibir ibuku, ibuku hanya diam dengan mata terpejam dengan senyum terakhir dibibirnya.
Selang kepergian ibuku, Ramadhan yang hanya tinggal beberapa minggu itu pun terasa sangat miris dan menyedihkan dan sejak hari itu takan pernah lagi ku dengar kata-kata ibu sayang kamu, tak ada lagi belaian kasih sayang dari seorang ibu, tak ada lagi masakan yang langsung dibuat ibuku, tak ada lagi kulihat senyuman ibuku hari-hariku terasa sepi hatiku terasa kosong dan hampa. oh Tuhan aku serasa ingin ikut bersama ibuku, namun aku tetap bangkit karena masih ada ayah dan kakak-kakaku yang menegarkan aku..
sebentar lagi usiaku 19 tahun, tujuh tahun sudah kepergian ibu ku sampai saat ini aku masih suka merindukannya, terkadang aku merasa iri dengan sahabat-sahabatku atau orang-orang yang masih bisa merasakan kasih sayang dari seorang ibu, terkadang saat melihat temanku dengan ibunya aku membayangkan andai saja ibuku masih ada, saat aku melihat perhatian seorang ibu kepada anak nya terkadang hati ku berteriak " arrggggghhhhh gu juga mau perhatian dari ibu" terkadang kalau lihat anak-anak yang bisa memberikan kejutan dan hadiah buat ibu mereka hatiku ingin berteriak "andai gu bisa seperti kalian kawan " namun semua itu hanya andai-andaian ku saja
Karena Aku yakin Allah telah merencanakan ini semua agar aku bisa menjadi anak yang kuat dan Tegar dalam menjalani hidup agar aku bisa berbagi kepada semua orang tentang seorang ibu.
beruntunglah kau sobat yang masih memiliki seorang ibu karena aku merasakan betapa sakitnya menahan rindu untuk seorang ibu..
Ya Allah mungkin aku belum bisa membahagiakan ibuku, mungkin aku tak sempat membanggakan nya, mungkin aku tak sempat bersujud memohon maav padanya, mungkin dan mungkin masih banyak lagi harapan dan cita-cita yang belum aku wujudkan untuk ibu tapi Ya Allah hanya lewat Doa ini lah aku dapat berbakti kepadanya Ampuni Dosanya Ya Allah, Sayangi dan cintailah iya, masukan lah iya kedalam surgamu dan jangan biarkan apapun menyakitinya..
Ya Allah ampuni aku yang suka marah jika aku sedang merindukan ibuku..
Ya Allah kuatkan lah hati hamba dalam menahan rinduku ini
Buat aku kasih sayang seorang ibu tak akan pernah ada gantinya semoga kalian yang masih memiliki ibu bisa memanfaatkan waktu kalian bersama ibu bahagiakan dan jangan pernah menyakitinya :D
I WILL ALWAYS MISS AND LOVE YOU MOM :')

Tidak ada komentar:
Posting Komentar