Tujuh tahun yang lalu saat aku duduk di kelas satu SMP, saat itu adalah masa-masa dimana aku sangat membutuhkan perhatian ekstra dari kedua orang tuaku, karena aku sedang beranjak remaja.
saat itu tepat di Bulan Ramadhan ibuku jatuh sakit,iya dirawat selama beberapa hari dirumah sakit, sampai akhirnya dokter menyatakan bahwa ibuku bisa dibawa pulang. ibuku terkena stroke ringan, ibuku tidak bisa berbuat apa-apa ia hanya bisa berbaring di tempat tidur, hatiku sedih dan teriris melihat ibu yang tak berdaya dan tak bisa berbuat apa-apa. selang beberapa hari ibuku mengalami kemajuan ia sudah bisa duduk dan menonton tv, ayahku pun terlihat begitu senang dengan kemajuan ibu ini.
Hari itu pun berjalan begitu cepat tak terasa Adzan maghrib pun berkumandang saat nya berbuka puasa telah tiba,hari itu kulihat ayah sangat bahagia ia menyuapi ibu makan, ibupun terlihat begitu sangat senang, aku tak bisa menahan rasa bahagiaku melihat kesembuhan ibu yang begitu pesat. selesai sholat tarawih disebelah ibuku aku mengucap syukur dengan membaca beberapa ayat suci Al-Quran. Tanpa sadar Ayat suci Al-quran yang aku lafazkan membuat ku tertidur disebelah ibuku yang sudah tertidur lebih dulu.
Tak berapa lama aku tertidur, ibu ku membangunkan diriku dengan nada bicaranya yang tersendat-sendat " nak ibu mau pipis "
ibuku masih dalam keadaan lumpuh sehingga jika ia buang air kecil ia harus menggunakan pispot, dalam keadaan setengah sadar dan masih sangat mengantuk aku pun beranjak dari tidurku dan melepas mukena yang masih aku kenakan hendak mengambil pispot dikamar mandi...
Ibuku selesai buang air kecil,aku hendak mengambil posisi untuk tidur kembali, aku pun menyuruh ibuku untuk segera beristirahat, ibuku hanya termenung dan diam, mataku sudah sayup-sayup akan terpejam tiba-tiba ibuku mengeluarkan suara seperti orang cegukan dan ibuku terkapar lemas dikasur..
tersentak aku panik dan langsung mencoba membangunkan ibu, bu,ibu bangun aku berusaha untuk membangunkannya namun ibu tampak seperti kejang, segera saja aku memanggil kakak dan ayahku, ayah dan kakaku langsung melihat ibu, dengan berurai air mata kakak ku keluar untuk meminta bantuan, tetanggaku memanggilkan dokter untuk ibu namun sayang saat dokter tiba ibuku telah tiada. Inalillahiwainailaihirojiun hatiku terasa remuk mendengar kata kata itu, tangisan dimalam itupun terdengar,surat yasinpun mulai dilantunkan. dalam keadaan sangsi aku membangunkan ibuku, bu bangun bu ibu bangun jangan tinggalin aku sendiri disini bu, namun tak ada sepatah katapun keluar dari bibir ibuku, ibuku hanya diam dengan mata terpejam dengan senyum terakhir dibibirnya.
Selang kepergian ibuku, Ramadhan yang hanya tinggal beberapa minggu itu pun terasa sangat miris dan menyedihkan dan sejak hari itu takan pernah lagi ku dengar kata-kata ibu sayang kamu, tak ada lagi belaian kasih sayang dari seorang ibu, tak ada lagi masakan yang langsung dibuat ibuku, tak ada lagi kulihat senyuman ibuku hari-hariku terasa sepi hatiku terasa kosong dan hampa. oh Tuhan aku serasa ingin ikut bersama ibuku, namun aku tetap bangkit karena masih ada ayah dan kakak-kakaku yang menegarkan aku..
sebentar lagi usiaku 19 tahun, tujuh tahun sudah kepergian ibu ku sampai saat ini aku masih suka merindukannya, terkadang aku merasa iri dengan sahabat-sahabatku atau orang-orang yang masih bisa merasakan kasih sayang dari seorang ibu, terkadang saat melihat temanku dengan ibunya aku membayangkan andai saja ibuku masih ada, saat aku melihat perhatian seorang ibu kepada anak nya terkadang hati ku berteriak " arrggggghhhhh gu juga mau perhatian dari ibu" terkadang kalau lihat anak-anak yang bisa memberikan kejutan dan hadiah buat ibu mereka hatiku ingin berteriak "andai gu bisa seperti kalian kawan " namun semua itu hanya andai-andaian ku saja
Karena Aku yakin Allah telah merencanakan ini semua agar aku bisa menjadi anak yang kuat dan Tegar dalam menjalani hidup agar aku bisa berbagi kepada semua orang tentang seorang ibu.
beruntunglah kau sobat yang masih memiliki seorang ibu karena aku merasakan betapa sakitnya menahan rindu untuk seorang ibu..
Ya Allah mungkin aku belum bisa membahagiakan ibuku, mungkin aku tak sempat membanggakan nya, mungkin aku tak sempat bersujud memohon maav padanya, mungkin dan mungkin masih banyak lagi harapan dan cita-cita yang belum aku wujudkan untuk ibu tapi Ya Allah hanya lewat Doa ini lah aku dapat berbakti kepadanya Ampuni Dosanya Ya Allah, Sayangi dan cintailah iya, masukan lah iya kedalam surgamu dan jangan biarkan apapun menyakitinya..
Ya Allah ampuni aku yang suka marah jika aku sedang merindukan ibuku..
Ya Allah kuatkan lah hati hamba dalam menahan rinduku ini
Buat aku kasih sayang seorang ibu tak akan pernah ada gantinya semoga kalian yang masih memiliki ibu bisa memanfaatkan waktu kalian bersama ibu bahagiakan dan jangan pernah menyakitinya :D
I WILL ALWAYS MISS AND LOVE YOU MOM :')
I wrote to pour inspiration and imagination in my heart and mind. Writing is not easy but I will continue to learn write, So please criticism and suggestion for my writing :D
Minggu, 14 Agustus 2011
Rabu, 03 Agustus 2011
KELUARGA KECIL DAN GEROBAKNYA
Ku berjalan menyusuri sudut kota, ditengah panas nya matahari dan polusi yang merajalela. Di komplek perumahan itu aku menyusuri jalan tak tau arah dan tujuan, di sudut rumah mewah berwarna putih, dan tak berpenghuni itu, Aku melihat sebuah gerobak sampah yang di belakang nya terdapat keluarga kecil sedang bercengkrama, Sang ibu kulihat sedang memangku anaknya dan mengajarinya membaca, sedangkan ayahnya terlihat letih, tertidur pulas beralaskan kardus-kardus bekas. Tubuh kecil itu menatap ke arahku, Wajahnya yang polos, Tatapan matanya yang hangat dan senyuman nya yang lembut membuat diriku tak sampai hati melihatnya.
Entah mengapa melihat itu semua mata ini ingin menangis dan hati ini terasa teriris.
Oh Tuhan terlalu banyak aku mengeluh akan kehidupanku, terlalu banyak aku berputus asa akan diriku, liihatlah diriku ini :
Sering kali ku mengeluh akan makananku yang tak enak bahkan sengaja menyisihkan dan membuangnya, sedangkan mereka makan tak tentu bahkan harus memungut makanan-makanan sisa,
Sering kali ku membeli banyak pakaian padahal di lemari masih banyak baju-baju yang bagus sedangkan mereka, mungkin hanya memiliki dua atau tiga helai pakaian itu pun sudah tak layak di gunakan,
Di kala hujan, sering kali ku mengeluh becek, dan marah-marah akibat kehujanan padahal disaat itulah sebagian dari mereka mencari uang dengan payungnya yang besar,dan di saat itulah ada tubuh kecil yang menggigil kedinginan mencari tempat untuk berteduh,
Sering kali ku mengeluh, memaksa dan memarahi orang tua untuk dibelikan sesuatu yang berharga, sedangkan mereka, mungkin hanya gerobak itulah satu-satunya harta yang berharga yang bisa mereka miliki,
Di kala malam di saat aku tertidur pulas dengan selimut hangat dan kasur yang empuk, mungkin tubuh kecil itu sedang kedinginan tertusuk angin malam.
Sering kali ku merendahkan mereka padahal mereka juga manusia biasa yang memiliki HATI, HARAPAN dan juga MIMPI
Mengingat itu semua hatiku rasanya ingin sekali berteriak “ arrrgggkkh Betapa bodohnya aku ini, merasa diriku seorang yang paling susah didunia ini, betapa bodohnya aku hanya peduli pada diri sendiri, tak bisa melihat semua kenyataan ini ”
Benakku berkata “ Kalaupun bisa, mereka pasti juga berharap agar bisa bertukar posisi dengan diriku atau dengan orang-orang yang kehidupannya lebih baik ”
Tubuh kecil itu masih menatapku dengan tatapan nya yang hangat, walaupun mereka hidup dengan sangat pas-pasan bahkan serba kekurangan, ku lihat tubuh kecil itu masih bisa tersenyum bebas tanpa beban. Aku pun tersadar dari lamunanku.
Tuhan terimakasih kau telah mempertemukan keluarga kecil dan gerobaknya ini denganku. kehidupan yang keras tak membuatnya menyerah akan kehidupan, keluarga kecil dan gerobaknya itu kini semakin menyadarkanku, kalau Aku harus tetap mensyukuri apa yang telah diberikan Tuhan, bagaimanapun keadaannya, karena disekeliling aku masih banyak orang – orang yang kehidupannya lebih menderita dibandingkan kehidupan yang aku miliki sekarang. Mulai saat ini aku akan belajar mensyukuri apa yang aku miliki dan terus belajar dari lingkungan sekitar agar tetap dan terus merasa bersyukur.
Mereka ajah bisa SURVIVE kenapa aku engga !!!
_THE END_
Entah mengapa melihat itu semua mata ini ingin menangis dan hati ini terasa teriris.
Oh Tuhan terlalu banyak aku mengeluh akan kehidupanku, terlalu banyak aku berputus asa akan diriku, liihatlah diriku ini :
Sering kali ku mengeluh akan makananku yang tak enak bahkan sengaja menyisihkan dan membuangnya, sedangkan mereka makan tak tentu bahkan harus memungut makanan-makanan sisa,
Sering kali ku membeli banyak pakaian padahal di lemari masih banyak baju-baju yang bagus sedangkan mereka, mungkin hanya memiliki dua atau tiga helai pakaian itu pun sudah tak layak di gunakan,
Di kala hujan, sering kali ku mengeluh becek, dan marah-marah akibat kehujanan padahal disaat itulah sebagian dari mereka mencari uang dengan payungnya yang besar,dan di saat itulah ada tubuh kecil yang menggigil kedinginan mencari tempat untuk berteduh,
Sering kali ku mengeluh, memaksa dan memarahi orang tua untuk dibelikan sesuatu yang berharga, sedangkan mereka, mungkin hanya gerobak itulah satu-satunya harta yang berharga yang bisa mereka miliki,
Di kala malam di saat aku tertidur pulas dengan selimut hangat dan kasur yang empuk, mungkin tubuh kecil itu sedang kedinginan tertusuk angin malam.
Sering kali ku merendahkan mereka padahal mereka juga manusia biasa yang memiliki HATI, HARAPAN dan juga MIMPI
Mengingat itu semua hatiku rasanya ingin sekali berteriak “ arrrgggkkh Betapa bodohnya aku ini, merasa diriku seorang yang paling susah didunia ini, betapa bodohnya aku hanya peduli pada diri sendiri, tak bisa melihat semua kenyataan ini ”
Benakku berkata “ Kalaupun bisa, mereka pasti juga berharap agar bisa bertukar posisi dengan diriku atau dengan orang-orang yang kehidupannya lebih baik ”
Tubuh kecil itu masih menatapku dengan tatapan nya yang hangat, walaupun mereka hidup dengan sangat pas-pasan bahkan serba kekurangan, ku lihat tubuh kecil itu masih bisa tersenyum bebas tanpa beban. Aku pun tersadar dari lamunanku.
Tuhan terimakasih kau telah mempertemukan keluarga kecil dan gerobaknya ini denganku. kehidupan yang keras tak membuatnya menyerah akan kehidupan, keluarga kecil dan gerobaknya itu kini semakin menyadarkanku, kalau Aku harus tetap mensyukuri apa yang telah diberikan Tuhan, bagaimanapun keadaannya, karena disekeliling aku masih banyak orang – orang yang kehidupannya lebih menderita dibandingkan kehidupan yang aku miliki sekarang. Mulai saat ini aku akan belajar mensyukuri apa yang aku miliki dan terus belajar dari lingkungan sekitar agar tetap dan terus merasa bersyukur.
Mereka ajah bisa SURVIVE kenapa aku engga !!!
_THE END_
Senin, 23 Mei 2011
Cerpen Tetap Bersyukur
Siang hari taman Kota
(terlihat santi tampak gelisah, berjalan bolak-balik,duduk berdiri,melamun,duduk lagi, dan datanglah afni teman santi di yayasan yang sedari tadi memperhatikan santi.)
AFNI :
(datang menghampiri santi yang sedang melamun)
wooyyyy... ngapain sih kamu san sendirian disini?? aku perhatiin dari tadi kerjaan kamu cuman bolak-balik ajah !!
SANTI :
(Menghiraukan Kehadiran Afni)
AFNI :
hellooo aku ngomong sama kamu kali san..
SANTI :
Menghela nafas panjang
AFNI :
Jiiiaaahhh ni anak di ajak ngomong malah nghela nafas panjang kenapa si kamu san ??
SANTI :
(berbicara dengan nada marah) KENAPA SIHH HIDUP KITA KOQ BEGINI BANGET YA NI ??
AFNI :
Begini gimana maksud kamu ??
SANTI :
ya begini, tinggal di yayasan,hidup serba pas-pasan, gak bisa beli ini itu yang kita mau, pokoknya hidup ini gak adil banget dehh !! kalo begini terus , gimana aku bisa meraih cita-cita aku, ya gak afni ??
AFNI :
ENGGA !!
SANTI :
lah koq engga sih ni ?? gak kompak banget kamu sama aku hhuuu
AFNI :
ya jelas engga lah, abis kamu gak bersyukur banget sih jadi orang huuu..
SANTI :
Bukan nya aku gak bersyukur, tapi apa yang harus aku syukurin coba ??
AFNI :
Ya Ampun san, banyak banget kali yang bisa kamu syukurin, kamu tuh harusnya bersyukur masih diberi nafas buat hidup, masih punya tempat tinggal, masih bisa makan, masih bisa sekolah,masih punya baju coba kamu liat tuh gelandangan yang tinggal digerobak,dirumah-rumah kardus, yang kalo panas kepanasan, kalo hujan ya kehujanan !!
SANTI :
Iya aku tau nie..
AFNI:
nah udah tau kan.. sooo???
SANTI :
Ia tapi kan hidup kita pas-pasan, kita gak les kaya teman-teman kita yang orang kaya itu, jadi kita pasti kalah saing !! kalo udah kaya gitu gimana kita mau gapai cita-cita kita ??
AFNI :
BISA, DAN PASTI BISA !! Kita tuh jangan jadiin KEKURANGAN kita sebagai KELEMAHAN TAPI kita harus jadiin KEKURANGAN kita sebagai KELEBIHAN..
SANTI :
AARRRRGGGHHHHH.. udah dehh, kamu gak udah nyeramahin, panas kuping aku dengerin kamu ngomong !!
AFNI :
Yaudah terserah kamu ajah, tapi yang jelas kamu uh seharusnya melihat keatas untuk memacu semangat kamu dan melihat kebawah untuk mensyukuri nikmat yang ALLAH berikan !!
(afni pergi meninggalkan santi sendirian)
santi kembali duduk merenungi kata-kata yang disampaikan afni, dan santi memperhatikan pemulung 1 yang berdiri di dekatnya, santi pun mendekati si pemulung
SANTI :
(Bertanya kepada pemulung) Kamu lagi ngapain ??
PEMULUNG 1 :
Lagi kerja !! kenapa emang ka ??
SANTI :
Gak apa-apa nanya ajah, kamu sekolah ga ??
PEMULUNG 1 :
Sekolah lah kak, kan aku juga punya cita-cita..
SANTI :
Kalo kamu sekolah, kenapa kamu mulung ??
PEMULUNG 1:
Kan aku biayain sekolah aku sendiri jadi harus kerja..
SANTI :
kamu gak malu ??
PEMULUNG 1 :
Untuk apah malu ? malu hanya menghambat jalan buat aku menggapai cita-cita, udah dulu ya kak aku permisi !! (pemulung pergi meninggalkan santi )
"santi kembali merenungi kata-kata yang disampaikan pemulung dan muncul pemulung 2 yang sedang mencari botol-botol bekas, santi pun kembali menghampiri pemulung dan mengajukan pertanyaan yang sama dengan pemulung 1 "
SANTI :
Kamu ngapain ??
PEMULUNG 2 :
Lagi kerja, emang kenapa ka ?
SANTI :
Gak papah nanya ajah, kamu gak sekolah ??
PEMULUNG 2 :
Sekolah lah kak, kan aku juga punya cita-cita..
SANTI :
Emang cita-cita kamu apa ?
PEMULUNG 2 :
Cita-cita aku, aku ingin membuat bahagia orang-orang disekitar aku, dan aku ingin menjadi orang yang bisa bermanfaat, karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain..
SANTI :
tapi kan... maav ya kamu kan cuman pemulung, gimana kamu bisa gapai cita-cita kamu ??
PEMULUNG 2 :
"Saya memang miskin, tapi saya tidak malu bilang, bahwa saya punya cita-cita yang tinggi, menjadi anak seorang miskin pastilah bukan pilihan siapapun, tapi menentukan jalan masa depan ke arah yang lebih baik adalah PILIHAN,Karena anak-anak manapun boleh punya cita-cita yang tinggi, termasuk kaka !!!
aku permisi dulu ya kak..
(pemulung pergi meninggalkan santi).
santi kembali merenungi kata-kata pemulung tadi..
SANTI :
HEmmmmm.. kehidupan yang keras tak membuatnya menyerah, apalagi putus asa dengan keadaan, mereka ajah bisa BANGKIT,, KENAPA AKU GAK !!
"Menjadi anak seorang miskin pastilah bukan pilihan siapapun tapi menentukan masa depan kearah yang lebih baik adalah pilihan..
YA AKU PASTI BISA MERAIH CITA-CITA AKU !!
CITA-CITA I'M COMING !!!
_THE END_
(terlihat santi tampak gelisah, berjalan bolak-balik,duduk berdiri,melamun,duduk lagi, dan datanglah afni teman santi di yayasan yang sedari tadi memperhatikan santi.)
AFNI :
(datang menghampiri santi yang sedang melamun)
wooyyyy... ngapain sih kamu san sendirian disini?? aku perhatiin dari tadi kerjaan kamu cuman bolak-balik ajah !!
SANTI :
(Menghiraukan Kehadiran Afni)
AFNI :
hellooo aku ngomong sama kamu kali san..
SANTI :
Menghela nafas panjang
AFNI :
Jiiiaaahhh ni anak di ajak ngomong malah nghela nafas panjang kenapa si kamu san ??
SANTI :
(berbicara dengan nada marah) KENAPA SIHH HIDUP KITA KOQ BEGINI BANGET YA NI ??
AFNI :
Begini gimana maksud kamu ??
SANTI :
ya begini, tinggal di yayasan,hidup serba pas-pasan, gak bisa beli ini itu yang kita mau, pokoknya hidup ini gak adil banget dehh !! kalo begini terus , gimana aku bisa meraih cita-cita aku, ya gak afni ??
AFNI :
ENGGA !!
SANTI :
lah koq engga sih ni ?? gak kompak banget kamu sama aku hhuuu
AFNI :
ya jelas engga lah, abis kamu gak bersyukur banget sih jadi orang huuu..
SANTI :
Bukan nya aku gak bersyukur, tapi apa yang harus aku syukurin coba ??
AFNI :
Ya Ampun san, banyak banget kali yang bisa kamu syukurin, kamu tuh harusnya bersyukur masih diberi nafas buat hidup, masih punya tempat tinggal, masih bisa makan, masih bisa sekolah,masih punya baju coba kamu liat tuh gelandangan yang tinggal digerobak,dirumah-rumah kardus, yang kalo panas kepanasan, kalo hujan ya kehujanan !!
SANTI :
Iya aku tau nie..
AFNI:
nah udah tau kan.. sooo???
SANTI :
Ia tapi kan hidup kita pas-pasan, kita gak les kaya teman-teman kita yang orang kaya itu, jadi kita pasti kalah saing !! kalo udah kaya gitu gimana kita mau gapai cita-cita kita ??
AFNI :
BISA, DAN PASTI BISA !! Kita tuh jangan jadiin KEKURANGAN kita sebagai KELEMAHAN TAPI kita harus jadiin KEKURANGAN kita sebagai KELEBIHAN..
SANTI :
AARRRRGGGHHHHH.. udah dehh, kamu gak udah nyeramahin, panas kuping aku dengerin kamu ngomong !!
AFNI :
Yaudah terserah kamu ajah, tapi yang jelas kamu uh seharusnya melihat keatas untuk memacu semangat kamu dan melihat kebawah untuk mensyukuri nikmat yang ALLAH berikan !!
(afni pergi meninggalkan santi sendirian)
santi kembali duduk merenungi kata-kata yang disampaikan afni, dan santi memperhatikan pemulung 1 yang berdiri di dekatnya, santi pun mendekati si pemulung
SANTI :
(Bertanya kepada pemulung) Kamu lagi ngapain ??
PEMULUNG 1 :
Lagi kerja !! kenapa emang ka ??
SANTI :
Gak apa-apa nanya ajah, kamu sekolah ga ??
PEMULUNG 1 :
Sekolah lah kak, kan aku juga punya cita-cita..
SANTI :
Kalo kamu sekolah, kenapa kamu mulung ??
PEMULUNG 1:
Kan aku biayain sekolah aku sendiri jadi harus kerja..
SANTI :
kamu gak malu ??
PEMULUNG 1 :
Untuk apah malu ? malu hanya menghambat jalan buat aku menggapai cita-cita, udah dulu ya kak aku permisi !! (pemulung pergi meninggalkan santi )
"santi kembali merenungi kata-kata yang disampaikan pemulung dan muncul pemulung 2 yang sedang mencari botol-botol bekas, santi pun kembali menghampiri pemulung dan mengajukan pertanyaan yang sama dengan pemulung 1 "
SANTI :
Kamu ngapain ??
PEMULUNG 2 :
Lagi kerja, emang kenapa ka ?
SANTI :
Gak papah nanya ajah, kamu gak sekolah ??
PEMULUNG 2 :
Sekolah lah kak, kan aku juga punya cita-cita..
SANTI :
Emang cita-cita kamu apa ?
PEMULUNG 2 :
Cita-cita aku, aku ingin membuat bahagia orang-orang disekitar aku, dan aku ingin menjadi orang yang bisa bermanfaat, karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain..
SANTI :
tapi kan... maav ya kamu kan cuman pemulung, gimana kamu bisa gapai cita-cita kamu ??
PEMULUNG 2 :
"Saya memang miskin, tapi saya tidak malu bilang, bahwa saya punya cita-cita yang tinggi, menjadi anak seorang miskin pastilah bukan pilihan siapapun, tapi menentukan jalan masa depan ke arah yang lebih baik adalah PILIHAN,Karena anak-anak manapun boleh punya cita-cita yang tinggi, termasuk kaka !!!
aku permisi dulu ya kak..
(pemulung pergi meninggalkan santi).
santi kembali merenungi kata-kata pemulung tadi..
SANTI :
HEmmmmm.. kehidupan yang keras tak membuatnya menyerah, apalagi putus asa dengan keadaan, mereka ajah bisa BANGKIT,, KENAPA AKU GAK !!
"Menjadi anak seorang miskin pastilah bukan pilihan siapapun tapi menentukan masa depan kearah yang lebih baik adalah pilihan..
YA AKU PASTI BISA MERAIH CITA-CITA AKU !!
CITA-CITA I'M COMING !!!
_THE END_
Tuhan dan sii Kecil
ALKISAH, tersebutlah seorang anak kecil yang sedang sakit parah, ia merasa dirinya lemah dan ia merasa sangat putus asa dengan penyakitnya
kemudian ia pergi dan mencari TUHAN. untuk berrtanya...
si kecill :
Tuhan rasa ini begitu sakit, aku serasa ingin mati, aku tak sanggup lagi menahan rasa ini, aku tak mau menyusahkan orang lain lagi Tuhan terutama Ayah,ibu, dan sahabat-sahabatku, Bolehkah aku pergi ketempatmu Tuhan?? agar aku bisa lepas dari semua rasa sakit ini ??
Tuhan :
Kecil, Aku memberikanmu sakit karena Aku sayang padamu, Aku ingin melihat ketulusan orang-orang yang sayang padamu, Aku ingin manjadikamu orang yang KUAT dan TEGAR dalam menjalanni hidup ini,
Aku tak akan memberi cobaan yang tak sangup diatasi ciptaan-Ku, “kata Tuhan kepada si Kecil itu.
“Tahukah kamu, kecill, di saat menghadapi semua kesulitan dan perjuangan berat ini,
kamu sebenarnya sedang menumbuhkan akar-akar?” akar yang menjadikan mu KUAT...
ingatlah : “Aku tidak akan meninggalkanmu kecil "
si Kecill :
tapi Tuhan, aku hanya bisa menyusahkan mereka dengan penyakitku ini...
Tuhan :
mereka tidak pernah merasa susah dan disusahkan, karena KAMU BERARTI buat mereka, dan mereka ingin melihat kamu sembuh dan ceria kembali seperti dulu..
"BERSEMANGATLAH kecil demi orang-orang yang kau sayangi",
BUKTIKANLAH bahwa kamu anak yang KUAT dan tetap SEMANGAT, "
Janganlah kamu BERPUTUS ASA dan janganlah kamu ucapkan kata pisah jika kamu tak ingin berpisah, BERSEMANGATLAH untuk SEMBUH, Karena penyakitmu sangatlah kecil dibandingkan KASIH SAYANG orang-orang disekelilingmu :)
Kecill :
apa aku bisa sembuh Tuhan ??
Tuhan :
BISA, jika kamu meninginkannya, pikirkanlah kau begitu sehat dan Jangan pernah kamu terfokus terhadap kesakitanmu, fokuslah pada kesehatanmu dan lawanlah penyakitmu di iringi doamu, dengan begitu mereka akan pergi menjauh..
sii Kecill :
Baiklah Tuhan,aku tidak akan BERPUTUS ASA lagi, aku akan tetap SEMANGAT dan BERJUANG demi orang-orang yang aku sayang dan menyayangi aku, AKU PASTI BISA SEMBUH :)
"Tuhan pun tersenyum melihat semangat juang sii kecil, si kecil yang menjalani hari-hari dengan semangat dan tak pernah berputus asa untuk sembuh, iia terus berjuang dan berdoa hingga Tuhan pun memberikan nya kesembuhan"
_Ciicah_
Langganan:
Postingan (Atom)


